IMM Bombana Desak Kapolres Tindak Tegas Praktik Ilegal BBM di Bombana

Urbantalk.id – Bombana || Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bombana menyoroti maraknya praktik ilegal terkait bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara. (9/3/2025)

Praktik tersebut meliputi pengoplosan dan penimbunan BBM yang diduga kuat dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, sehingga merugikan masyarakat baik secara materiil maupun nonmaterii.

Adam, selaku kader IMM Bombana, menyampaikan bahwa persoalan ini telah menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, IMM Bombana meminta dan mendesak Kapolres Bombana untuk melakukan pengawasan ketat dan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut guna mencegah praktik ilegal tersebut.

Pilihan Editor  Ketua JaDI Sultra Anggap Penyegelan Alat Berat Oleh APH di Mambo Kesalahan Prosedur

“Mengingat IMM Bombana adalah mitra Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Bombana, dalam hal pengawasan sosial terhadap penegakan hukum di wilayah hukum Polres Bombana, maka kami meminta Kapolres Bombana untuk merespon isu ini dengan melakukan inspeksi langsung ke beberapa titik SPBU. Hal ini penting untuk mencegah aktivitas ilegal yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” ujar Adam.

Lebih lanjut, Adam menyoroti bahwa kebutuhan BBM pada bulan suci Ramadan ini menjadi sangat krusial bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan menjaga stabilitas perekonomian. Aktivitas penimbunan BBM dikhawatirkan dapat menghambat ketersediaan bahan bakar di SPBU, yang pada akhirnya merugikan masyarakat.

Pilihan Editor  Pelayanan Publik Makin Prima, Bombana Duduki Posisi Kedua di Sultra

“Melihat kondisi di beberapa SPBU Bombana yang kerap mengalami kekosongan stok BBM akibat aktivitas ‘pengantri’ — istilah yang mengacu pada oknum pelaku penimbunan BBM — kami menilai ini menjadi masalah serius. Apalagi, seperti yang kita ketahui, bulan Ramadan biasanya diiringi dengan potensi inflasi. Jika stok BBM di SPBU terbatas, masyarakat terpaksa membeli BBM eceran dengan harga lebih mahal,” lanjut Adam.

Adam menegaskan bahwa dugaan tersebut bukan hanya asumsi belaka. IMM Bombana mengaku memiliki bukti atas praktik ilegal tersebut.

“Apabila persoalan ini tidak mendapatkan respon yang serius, kami akan mengambil langkah lebih lanjut dengan melakukan aksi demonstrasi di Mapolda Sultra,” tegasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *