URBANTALK.ID — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung di Aula Tanduale, Selasa (2/6).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput menjelang kontestasi politik tahun 2029.
Musancab dihadiri oleh perwakilan pengurus DPP PDIP, DPW PDIP Sulawesi Tenggara, jajaran DPC PDIP Bombana, sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Bombana, di antaranya Partai NasDem, Partai Golkar, PPP, dan Partai Demokrat, serta kader dan simpatisan PDIP dari berbagai kecamatan.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bombana, Andi Muh. Haekal AR, menegaskan bahwa Musancab merupakan langkah awal dalam proses pembenahan dan penguatan struktur partai setelah dirinya menerima amanah dari DPP PDIP untuk memimpin dan merevitalisasi organisasi di daerah.
Menurut Haekal, konsolidasi yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari strategi besar partai dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
“Ini merupakan langkah awal sejak diberikan amanah oleh DPP untuk melakukan revitalisasi dan regenerasi kepengurusan. Kami ingin menyiapkan kader-kader terbaik serta memperkuat organisasi dalam menghadapi pertarungan politik tahun 2029 mendatang,” ujarnya.
Kehadiran Bupati Bombana, Burhanuddin, turut memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan Musancab tersebut. Dalam sambutannya, ia menilai musyawarah partai bukan sekadar agenda internal organisasi, melainkan bagian penting dari proses demokrasi yang tumbuh dan berkembang di daerah.
Menurutnya, forum musyawarah menjadi ruang bagi kader untuk menyampaikan gagasan, menyusun program, serta memperkuat komitmen dalam membangun daerah melalui jalur politik yang sehat.
“Musyawarah bukan hanya agenda partai, melainkan bukti nyata bahwa mekanisme demokrasi yang sehat dan inklusif berjalan hingga ke tingkat akar rumput di Kabupaten Bombana,” kata Burhanuddin.
Ia berharap Musancab dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat, serta mampu memperkuat kontribusi partai dalam pembangunan daerah.
“Semoga forum ini menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, program kerja yang membumi, serta kepengurusan yang solid demi kemajuan organisasi dan Wonua Bombana yang sama-sama kita cintai,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PDIP Sulawesi Tenggara, Hasrat Haji Nabi, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Burhanuddin yang dinilainya mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan seluruh elemen, termasuk pihak-pihak yang sebelumnya menjadi rival dalam Pilkada 2024.
Menurut Hasrat, sikap terbuka dan kemampuan merangkul berbagai kalangan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas politik dan memperkuat kolaborasi pembangunan di Bombana.
“Setelah kita saling berhadapan dan berkompetisi di lapangan, beliau tetap bisa tersenyum, menyapa, dan merangkul kita semua. Itu adalah sikap pemimpin yang patut diapresiasi,” ungkap Hasrat yang disambut tepuk tangan para peserta Muscanab.
Pelaksanaan Musancab ini sekaligus menandai dimulainya proses penguatan mesin partai PDIP di Kabupaten Bombana. Dengan semangat konsolidasi dan regenerasi kader, PDIP Bombana menargetkan terbentuknya struktur organisasi yang lebih solid dan siap menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.









