Urbantalk.id, Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana terus mempercepat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dan Pengelolaan Arsip Dinamis yang secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam mengimplementasikan Aplikasi SRIKANDI sebagai sistem persuratan dan pengelolaan arsip elektronik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Melalui penerapan aplikasi tersebut, pemerintah daerah menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Ahmad Yani menegaskan bahwa digitalisasi birokrasi tidak sekadar menghadirkan teknologi dalam proses administrasi, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Transformasi digital yang kita lakukan bukan hanya untuk mempermudah pekerjaan aparatur, tetapi yang terpenting adalah menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, implementasi Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Bombana. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan proses administrasi yang lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, serta meminimalkan penggunaan dokumen fisik.

Wakil Bupati juga menekankan bahwa pengelolaan arsip yang tertib merupakan salah satu indikator utama pemerintahan yang profesional. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta membangun budaya sadar arsip sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Melalui Aplikasi SRIKANDI, pengelolaan arsip dapat dilakukan secara lebih tertib sesuai kaidah kearsipan. Karena itu, saya mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk konsisten menjaga ketertiban pengelolaan arsip di OPD masing-masing,” katanya.
Ia optimistis, jika seluruh organisasi perangkat daerah mampu mengimplementasikan aplikasi tersebut secara konsisten, maka kualitas administrasi pemerintahan akan semakin baik dan berdampak langsung terhadap percepatan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya optimistis penerapan Aplikasi SRIKANDI akan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip sekaligus memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi di Kabupaten Bombana,” tambahnya.
Melalui Bimtek ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis penggunaan Aplikasi SRIKANDI, tetapi juga mampu menerapkannya secara optimal dalam aktivitas administrasi sehari-hari.
Dengan demikian, seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bombana dapat mewujudkan sistem pengelolaan arsip yang lebih modern, tertib, dan terintegrasi, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang berkualitas serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.








