URBANTALK – Pemerintah Kabupaten (Pemkap) Kolaka, Sulawesi Tenggara, resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Indonesia Pomala Industry Park (IPIP) untuk meluncurkan program beasiswa Bahasa Mandarin. Inisiatif ini dirancang khusus bagi masyarakat lokal pencari kerja guna meningkatkan kompetensi di sektor industri strategis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka, Akbar, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membekali warga dengan keahlian bahasa yang relevan, mengingat wilayah tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa warga setempat guna memperbesar peluang kerja di sektor industri strategis.
Untuk tahap awal, tersedia kuota sebanyak 50 peserta. Mereka yang terpilih akan mendapatkan kesempatan belajar intensif selama enam bulan di Kota Quzhou, Tiongkok.
“Masyarakat Kolaka yang menyelesaikan program ini akan menjalani ikatan dinas selama tiga tahun di PT IPIP. Setelah pulang, mereka akan menandatangani pernyataan kesiapan bekerja di perusahaan tersebut,” kata dia.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para alumni program ini diwajibkan menjalani ikatan dinas selama tiga tahun di PT IPIP sebagai bentuk komitmen penyerapan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Ia menjelaskan seluruh biaya pelatihan dan pemberangkatan ditanggung sepenuhnya melalui kolaborasi anggaran PT IPIP dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka.
“Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman cerdas.kolakakab.go.id pada periode 5 hingga 17 Maret 2026,” ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa pendaftaran program tersebut meliputi penduduk ber-KTP Kolaka dengan masa domisili minimal lima tahun, berusia maksimal 30 tahun saat pendaftaran, lulusan sarjana atau diploma IV (S1/D-IV) dari semua bidang studi, dan memiliki kemampuan dasar Bahasa Inggris aktif yang akan diuji dalam tahap wawancara.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat Kolaka dapat terseleksi dengan baik dan memiliki kesempatan kerja yang luas. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan keterampilan warga di wilayah Proyek Strategis Nasional (PSN),” katanya.
Akbar juga menambahkan bahwa untuk calon peserta diwajibkan mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, SKCK, ijazah dan transkrip nilai terlegalisasi, serta surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka.










