Urbantalk.id – Jakarta | Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan menggelar aksi damai di depan Masjid Istiqlal dan Kantor Kementerian Agama RI. ( Jum’at, 29/03/2025)
Aksi ini merupakan bentuk dukungan terhadap Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam upayanya melakukan reformasi dan pembersihan di lingkungan Kementerian Agama.
Mengusung tema “IKAMI Sulsel Mendukung Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar dalam Jihad Membersihkan dan Memberantas Korupsi di Internal Kementerian Agama RI” dengan tagar #LawanFitnahTerhadapMenteriAgama, aksi ini menyoroti pentingnya menjaga integritas birokrasi keagamaan.
Ketua Umum PB IKAMI Sulsel, Andi In’amul Hasan, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk solidaritas terhadap Prof. Nasaruddin Umar yang tengah menghadapi berbagai tuduhan yang dinilai tidak berdasar.
“Kami melihat bahwa tuduhan terhadap Menteri Agama merupakan upaya untuk melemahkan langkah beliau dalam mereformasi birokrasi di Kementerian Agama. Prof. Nasaruddin Umar dikenal sebagai sosok yang berkomitmen dalam pemberantasan korupsi dan menjaga integritas lembaga keagamaan. Oleh karena itu, IKAMI Sulsel berdiri tegak memberikan dukungan penuh agar beliau tetap fokus menjalankan tugasnya tanpa terganggu oleh upaya yang bertujuan melemahkan perjuangannya,” ujar In’amul Hasan.
Aksi ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang belum terverifikasi serta memberikan dukungan terhadap pemberantasan korupsi di lingkungan Kementerian Agama. IKAMI Sulsel menegaskan bahwa gerakan reformasi birokrasi ini harus terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat demi menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Selain itu, IKAMI Sulsel juga menyerukan kepada para tokoh agama, akademisi, dan masyarakat luas untuk turut mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, terutama di sektor keagamaan yang memiliki peran penting dalam pembangunan moral bangsa.
“Kami berharap Menteri Agama tetap teguh dalam menjalankan misinya. Jangan sampai upaya reformasi birokrasi ini terhenti karena adanya tekanan yang tidak berdasar. Justru, ini adalah momentum bagi kita semua untuk semakin memperkuat gerakan melawan korupsi di Kementerian Agama demi kepentingan umat dan bangsa,” tutup In’amul Hasan.
IKAMI Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan bersih di Kementerian Agama serta memastikan bahwa reformasi birokrasi di lingkungan keagamaan tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi.










