Urbantalk.id – Kendari | Personel Satuan Tugas Operasi Ketupat Anoa 2025 dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalankan pengawalan ketat terhadap ribuan pemudik yang meninggalkan Bumi Anoa dalam rangka perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.
Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, seperti dikutip Antara pada Sabtu malam, menegaskan bahwa pihaknya mengerahkan puluhan personel di setiap pelabuhan yang diprediksi mengalami lonjakan pemudik. Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. sabtu (30/3)
“Fokus utama kami adalah pengamanan keberangkatan kapal di tiga titik strategis guna menjamin kelancaran arus mudik,” ujar Saminata.
Ia menjelaskan bahwa pada hari tersebut, sebanyak 1.334 pemudik telah berhasil diberangkatkan dengan pengamanan yang ketat di wilayah Sulawesi Tenggara. Pengamanan tersebut mencakup Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Feri Torobulu, serta Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari.
Di Pelabuhan Nusantara Kendari, aparat kepolisian mengawal keberangkatan 757 penumpang dengan rute Kendari-Raha-Baubau. Dua kapal yang digunakan dalam perjalanan ini adalah KM Express Cantika 168 dan KM Express Prisilia 88, dengan jadwal keberangkatan pada pukul 07.40 dan 07.55 WITA.
“Jadwal keberangkatan ini disusun dengan cermat agar mobilitas penumpang melalui jalur laut dapat berjalan lancar dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, di Pelabuhan Feri Torobulu, sebanyak 250 pemudik diberangkatkan menuju Pelabuhan Tampo, Kabupaten Muna. Sedangkan di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, sebanyak 327 penumpang melakukan perjalanan ke Wanci, Kabupaten Wakatobi.
“Pengamanan di pelabuhan rakyat menjadi salah satu prioritas kami untuk memastikan keselamatan seluruh lapisan masyarakat yang mengandalkan transportasi laut, termasuk kapal berukuran kecil yang kerap digunakan warga,” terang Saminata.
Ia juga menekankan bahwa setiap personel yang bertugas wajib memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan selama operasi berlangsung.
“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan terkendali agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan lancar,” tutup Saminata.
Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polda Sultra dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.











