PB HMI Tutup SEPIM 2025, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Integritas dan Agenda Kebangsaan

Headline News129 Views

URBANTALK.ID, JAKARTA — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) resmi menutup rangkaian Sekolah Pimpinan (SEPIM) 2025, program kaderisasi nasional yang menjadi kawah candradimuka pembentukan pemimpin muda strategis. Jum’at, (5/12).

Penutupan berlangsung di Jakarta, dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, dengan menegaskan bahwa HMI harus hadir sebagai kekuatan perubahan di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.

Kegiatan bergengsi ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan mantan Ketua Umum PB HMI, Anas Urbaningrum, Sadam Aljihad, dan Arief Rosyid, yang memberikan refleksi kepemimpinan serta pesan kebangsaan bernarasi kuat kepada peserta SEPIM tahun ini.

Puluhan kader terpilih dari seluruh Indonesia mengikuti SEPIM melalui proses seleksi ketat dan kurikulum kepemimpinan modern berbasis strategic leadership dan literasi geopolitik, untuk menjawab kebutuhan bangsa di era disrupsi global.

Dalam sesi refleksi strategis, Anas Urbaningrum menegaskan kembali jati diri kepemimpinan HMI yang berpondasi pada nilai Islam dan nasionalisme.

“Pemimpin HMI harus memiliki keberanian moral untuk menolak kepentingan sempit dan memprioritaskan agenda besar umat dan bangsa. SEPIM adalah batu pijakan untuk membangun peran itu,” tegasnya.

Sementara itu, Sadam Aljihad menantang peserta untuk tidak berhenti menjadi pengamat, tetapi tampil sebagai agen solusi.

Pilihan Editor  PB SEMMI Komitmen dan Mendukung Pemerintahan Prabowo Gibran

“HMI harus melahirkan generasi problem solver. Tidak cukup hadir di ruang diskusi—kader harus datang membawa solusi,” tegasnya.

Program SEPIM 2025 menghadirkan materi berbasis tantangan global dan kebutuhan strategis, meliputi:

  • Manajemen & strategi kepemimpinan modern
  • Geopolitik, ekonomi global dan kebijakan publik
  • Ekonomi digital & transformasi sosio-teknologis
  • Manajemen gerakan dan advokasi berbasis data
  • Etika kepemimpinan dan prinsip integritas
  • Pendalaman nilai keislaman dan wawasan kebangsaan

Kurikulum ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader agar siap menjawab problem strategis bangsa dengan pendekatan ilmiah, berintegritas, dan visioner.

Pilihan Editor  DPRD Bombana Rekomendasikan DBH Rp. 54 Miliar untuk Bayar Utang Pemda

Penutupan SEPIM 2025 menjadi momentum konsolidasi energi kepemimpinan muda HMI untuk mengambil peran konkret di sektor publik, politik, sosial, dan ekonomi.

Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, menegaskan bahwa HMI harus menjadi rumah pencetak pemimpin masa depan Indonesia.

“Kader HMI tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Kita harus berdiri paling depan dalam perubahan dan menjadi lokomotif kemajuan bangsa,” pesan Bagas dalam penutupan.

Dengan berakhirnya SEPIM 2025, PB HMI berharap lahirnya generasi pemimpin nasional yang siap berkarya, menjaga integritas, dan menegakkan perjuangan umat dan bangsa secara substantif, bukan simbolik.

SEPIM bukan sekadar forum pelatihan — ia adalah pernyataan sikap bahwa HMI akan terus menjadi laboratorium lahirnya pemimpin yang siap bertarung di medan strategis masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *