MUI Minta Indonesia Tarik Diri Dari Board of Peace (BoP)

News89 Views

URBANTALK.ID, JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan pernyataan tegas yang menyerukan agar Indonesia segera keluar dari Board of Peace (BoP), sebuah inisiatif internasional yang dinilai tidak efektif dalam mewujudkan perdamaian DUNIA. Minggu, (1/3/2026)

Dalam Tausiyah yang dikeluarkan terkait eskalasi serangan Israel–Amerika terhadap Iran, MUI menegaskan bahwa Indonesia harus mempertimbangkan kembali peranannya dalam organisasi ini, yang menurutnya tidak mendukung upaya perdamaian sejati.

Ketua Umum MUI, KH. Anwar Iskandar, dalam pernyataannya mengatakan, “Indonesia harus mengambil sikap yang lebih tegas dalam diplomasi internasional, terutama di tengah ketegangan global yang terjadi saat ini. BoP seharusnya bisa menjadi alat yang lebih efektif dalam mewujudkan perdamaian, namun kenyataannya tidak mampu menghadirkan perubahan nyata di medan konflik.”

MUI menilai bahwa BoP telah gagal menjalankan fungsinya sebagai penggerak perdamaian dunia. Bahkan, di tengah ketegangan yang terus meningkat, seperti yang terjadi di Timur Tengah dengan konflik antara Israel dan Iran, Indonesia perlu mencari platform yang lebih tepat dan lebih sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan sosial dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh negara ini.

Pilihan Editor  Sinergitas Parlemen, Bupati Irham Kalenggo Ajak Pimpinan DPRD Konsel Perkuat Kemitraan Strategis

MUI juga mengkritik kurangnya efektivitas BoP dalam mengatasi ketidakadilan dan ketegangan geopolitik, terutama yang terkait dengan Palestina. Organisasi ini meminta Indonesia untuk mengambil langkah proaktif untuk mendorong penyelesaian damai melalui jalur yang lebih adil dan menghormati hak asasi manusia, tanpa terjebak dalam agenda politik internasional yang justru memperburuk kondisi.

Selain itu, MUI mengingatkan bahwa Indonesia harus lebih fokus pada kebijakan luar negeri yang memprioritaskan kemerdekaan bangsa, keadilan, dan perdamaian abadi, serta aktif dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk memberikan tekanan pada negara-negara yang terlibat dalam konflik.

Dalam tausiyah ini, MUI menegaskan pentingnya Indonesia mempertahankan kedaulatan dan memperjuangkan hak-hak Palestina sebagai bagian dari komitmen negara terhadap perdamaian dunia yang berbasis pada prinsip-prinsip keadilan.

Pilihan Editor  Personil Kesejahteraan: 50 Anggota Polda Sultra Resmi Miliki Hunian di Kaba Residence

Sikap tegas ini, menurut MUI, merupakan langkah strategis untuk mengubah arah kebijakan luar negeri Indonesia agar lebih fokus pada penyelesaian konflik secara damai, serta memastikan negara-negara besar tidak mendominasi keputusan internasional yang bisa merugikan negara-negara kecil dan kurang beruntung dalam krisis.

MUI Desak Indonesia Prioritaskan Diplomasi Sejati untuk Perdamaian Dunia

MUI juga menyerukan agar Indonesia segera memperkuat posisi diplomatik di panggung internasional dengan mengutamakan dialog antar negara, serta menekan kekerasan yang semakin meluas di kawasan Timur Tengah dan wilayah-wilayah konflik lainnya.

Tindakan keluar dari Board of Peace (BoP) ini, menurut MUI, akan menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian yang benar-benar berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan, dan menghindari intervensi militer yang hanya memperburuk keadaan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *