Pemkab Bombana Siap Meriahkan Harmoni Sultra 2026, Dorong Desa Adat Hukaea Masuk Kalender Wisata Tahunan

URBANTALK.ID, BOMBANA — Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga memastikan kesiapan daerahnya untuk ambil bagian dalam event tahunan Harmoni Sultra 2026 yang akan digelar di Kota Kendari. Ajang ini menjadi momentum penting dalam mempromosikan potensi budaya dan pariwisata daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Bombana, Anton Ferdinan, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/4). Ia menegaskan komitmen Bombana untuk turut menyukseskan agenda tahunan yang mempertemukan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara tersebut.

“Bombana siap menyukseskan Harmoni Sultra 2026 di Kendari,” ujar Anton.

Event Harmoni Sultra tahun ini rencananya akan diikuti oleh 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara dengan mengusung tema “Produktif untuk Sultra Sejahtera.” Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung promosi daerah, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Pilihan Editor  Wabup Bombana Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Pelaksanaan Harmoni Sultra 2026 akan semakin semarak karena berkolaborasi dengan Semarak Dirgantara Nasional TNI Angkatan Udara serta program Sultra Maimo Syari’a Bank Indonesia. Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan untuk menarik partisipasi masyarakat dan wisatawan.

Sejumlah agenda utama yang akan ditampilkan meliputi opening ceremony, pergelaran atraksi militer, pawai budaya, pagelaran seni budaya dan karya kreatif, talk show, seminar, hiburan rakyat, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya.

Laica Kongkosa, Rumah Adat Suku Moronene di Desa Adat Hukaea | Foto Istimewa

Selain berpartisipasi dalam event tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana juga tengah mendorong Desa Adat Hukaea agar dapat masuk dalam kalender resmi pariwisata Sulawesi Tenggara tahun ini. Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat promosi destinasi wisata berbasis budaya lokal.

Pilihan Editor  Komisi II Desak Percepatan Pengangkatan CPNS 2024, Tak Perlu Tunggu Oktober 2025

“Kami sedang mendorong Desa Adat Hukaea agar masuk dalam kalender tahunan pariwisata Sulawesi Tenggara,” jelas Anton.

Menurutnya, Desa Adat Hukaea memiliki keunggulan dari sisi aksesibilitas karena dapat dijangkau melalui jalur darat oleh sedikitnya lima wilayah, yakni Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kolaka, Konawe Selatan, dan Bombana.

“selain akses yang terjangkau, di Sultra hanya Bombana yang memiliki Desa Adat, ini istimewa nya Bombana” Ungkapnya

Dengan dukungan akses yang memadai serta kekayaan tradisi yang dimiliki, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis Desa Adat Hukaea berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Sulawesi Tenggara di tingkat nasional. ( Adv )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *