Oleh : Dhecky Hertonal ( LBH Kendari )
Sungguh indah dan takjub menyaksikan tarian belasan robot Humanoid. Acara ini terselenggara dalam rangka Fertival musim semi tahun 2026. China Media Group (CMG) adalah penyelenggara resmi acara ini pertunjukan ini seakan mau memberi tahu bahwa dalam hal kemajuan teknologi robotik dan Ai, Tiongkok adalah jagonya.
Benar saja bahwa tarian yang dibawakan oleh robot ini adalah perpaduan yang sempurna antara Teknologi robotik, Ai serta Warisan yang sangat lampau yakni seni bela diri tradisional tiongkok yang jauh lebih tua daripada teknologi robotik dan Ai itu sendiri.
Dalam video yang dapat dilihat dalam berbagai platform media sosial terlihat jelas bagaimana robot yang bersandar sumber energi mandiri serta pada kecerdasan buatan mampu melakukan gerakan bela diri berkolaborasi dengan seniman bela diri dari shaolin.
Presisi karena gerakan yang luwes, dan sangat teknis dalam melakukan gerakan – gerakan termasuk dalam membawakan jurus drunken boxing.
Lalu apa kemudian yang menjadikan hal ini menjadi pengantar dalam tulisan ini, apakah kemudian ini ada relevansi dengan pencaplokan tanah dan kriminialisasi di Nusantara?
Berdasarkan data yang di himpun secara umum berkaitan dengan konflik agraria maka tidak ada yang secara akurat menunjukan angka pasti karena jumlah angka akan bertambah karena indusatri ekstraktif masih marak dan Proyek strategis nasioanl hampir dipastikan akan bertambah.
Dalam satu dekade terakhir hampir 1000 kasus kriminalisasi menimpa pembela masyarakat.Untuk tahun 2025 terjadi 135 konflik wilayah adat, 162 warga adat menjadi korban kriminalisasi maupun korban kekerasan, sedangkan untuk konflik terkait pertambangan terdapat 69 konflik. Bahkan tahun 2026 sendiri pada level kasus terdapat 11 orang warga adat di penjara dalam konflik tambang nikel di Halmahera Timur.
Negara selalu menganggap jika izin pertambangan telah ada maka investor dapat melakukan aktivitasnya tanpa melihat entitas diatas tanah yang secara administratif dan aturan telah selesai, jika kemudian terjadi penghalangan maka konsekuensinya adalah pemidanaan sementara disisi lain, tanah adat yang merupakan milik ulayat sebagai suatu entitas yang telah ada, bahkan telah mendahului negara yang kemudian menjadi warisan masyarakat turun temurun juga tetap harus dilestarikan dan melestarikan diri.
Presisi dan sangat luwes karena pasal pemidanaan yang digunakan dapat berlaku dalam pertambangan, dimanapun, reaksi apapun sepanjang “menghalangi” aktifitas yang telah diberi izin tersebut, bahkan sampai hal teknis sekalipun misalkan soal bendera negara yang digunakan masyarakat dalam aksi penolakan pertambangan.
Menurut laporan Metal.com bahwa tiongkok adalah adalah negara konsumen nikel terbesar dunia, yakni sekitar 63,5 %, sementara menurut Databoks. katadata.co.id di belahan dunia lain yaitu Indonesia untuk tahun 2023 saja menjadi pemasok utama nikel untuk Tiongkok dengan total keseluruhan produksi nikel indonesia sekitar 89% di kirim ke tiongkok.
Tentu tarian robot tidak akan pernah terjadi jika salah satu komponen robot humanoid itu tidak ada. Dalam gambaran diatas bahwa dalam festifal musim semi di tiongkok tahun ini yang terselenggara dan dapat dipastikan bahwa perusaahan yang bergerak dalam robotik dan Ai merupakan pengguna akhir dari varian produk nikel. Setelah di telusuri ditemukan bahwa sebagian peserta yang memamerkan robot humanoid dalam CCTTV Spring festival Gala 2026 merupakan pengguna dari salah satu produk akhir nikel yakni Baterai Lithium-ion
Sedangkan untuk perusahaan yang melakukan ekstraksi sendiri dan menghasilkan produk akhir, lalu menggunakan hasil sendiri adalah perusaahan besar dan sudah pasti perusahaan teknologi raksasa dengan integrasi vertikal yan sangat kuat.
pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa tarian robot humanoid punya hubungan dengan parade kriminalisasi yang telah terjadi dan akan terjadi di nusantara ini.
Rasa-rasanya. Kita. Sulawesi, Halmahera, Obi dan Papua sementara dikorbankan oleh Jakarta untuk tarian ataupun untuk parade.










