Urbantalk.id – Bombana | Halaman Kantor Bupati Bombana menjadi saksi lahirnya semangat baru dalam pemerintahan Kabupaten Bombana. Dipimpin langsung oleh Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si., Apel Akbar perdana pasca pelantikan menjadi momentum penting dalam menegaskan arah baru pemerintahan yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan tajuk peluncuran program “Berani Bersih Wonuaku”, peresmian dua unit bus sekolah gratis, hingga pembacaan dan penandatanganan komitmen kebersihan, kegiatan ini tak sekadar seremoni. Ia adalah simbol perubahan. Ditutup dengan halal bihalal, rangkaian ini menyatukan jajaran pemerintahan dan masyarakat dalam semangat kebersamaan usai Hari Raya Idul Fitri.
Apel ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Penjabat Sekda, Ketua TP PKK, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, ASN dan non-ASN, LSM, hingga para pemerhati lingkungan. Skala besar kegiatan ini mencerminkan betapa pentingnya momen tersebut sebagai fondasi awal dari langkah-langkah strategis Bupati dan Wakil Bupati dalam menata wajah baru Bombana.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam birokrasi. “Kita tidak lagi boleh berpikir sebagai pejabat yang minta dilayani. Rakyat adalah pemegang kedaulatan, dan tugas kita adalah memberi pelayanan terbaik tanpa pamrih,” tegasnya. Ucapan ini disambut antusias oleh seluruh peserta apel.
Sebagai bukti nyata komitmen tersebut, dua unit bus sekolah gratis diresmikan dan akan mulai beroperasi di Zona Poleang dan Kabaena. Langkah ini diambil untuk memastikan akses pendidikan yang setara dan memadai bagi anak-anak di wilayah terpencil.
Lebih dari itu, peluncuran program “Berani Bersih Wonuaku” menjadi titik tolak gerakan budaya hidup bersih yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Kebersihan adalah wajah kita. Ibukota ini adalah ruang tamu bersama, dan sudah sepatutnya kita menjaganya dengan penuh tanggung jawab,” ucap Bupati saat meresmikan program ini.
Suasana apel pun semakin haru saat Bupati Burhanuddin memilih turun dari tribun teduh dan berdiri di bawah terik matahari bersama peserta apel. Aksi ini spontan diikuti oleh para pejabat eselon, Forkopimda, hingga tamu undangan. Sebuah sikap yang mencerminkan kerendahan hati dan keteladanan seorang pemimpin.
Kegiatan ditutup dengan halal bihalal, mempererat silaturahmi antara jajaran pemerintahan dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan dimulai dari hal-hal mendasar: pendidikan, kebersihan, dan keteladanan. Semua ini dirangkum dalam satu semangat: Bombana yang melayani, Bombana yang peduli.









