Dispar Sultra Siapkan Wisata Laut Sambut Libur Lebaran 2026

URBANTALK.ID, KENDARI — Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mematangkan kesiapan sejumlah destinasi wisata laut unggulan guna menyambut lonjakan pengunjung pada periode libur panjang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra Ridwan Badallah saat ditemui di Kendari, Senin, menyatakan bahwa destinasi pesisir seperti Pantai Toronipa, Pantai Nambo, Batu Gong, hingga Pantai Taipa telah siap menerima kunjungan wisatawan dengan fasilitas penunjang yang representatif.

“Fasilitas seperti gazebo dan toilet di titik-titik wisata tersebut sudah cukup memadai untuk melayani masyarakat,” kata Ridwan.

Dia menyebutkan bahwa untuk lebih mematangkan kesiapan wisata-wisata yang nantinya akan menjadi pilihan masyarakat, pihaknya rutin melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata kabupaten/kota di Sultra.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan dinas pariwisata kabupaten dan kota untuk memastikan pengelolaan di lapangan berjalan optimal,” ujarnya.
Selain kesiapan fasilitas, Dia menegaskan, fokus utama tahun ini adalah pengetatan pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di objek wisata, khususnya di Pulau Bokori. Langkah ini diambil untuk mencegah praktik pungutan liar dan kebocoran retribusi.

“Saya telah membentuk tim khusus yang akan turun langsung memantau penjualan karcis. Kami mengimbau wisatawan untuk tidak membayar jika tidak diberikan karcis resmi. Potensi PAD kita sangat besar, bisa mencapai Rp2 miliar jika sistem karcis berjalan tertib,” ujarnya.

Pilihan Editor  Pasukan Delta Force Menangkap Maduro Hanya 3 Jam, Tidak Ada Korban Jiwa dari Pihak AS

Sebagai upaya meningkatkan daya tarik wisata bahari, Dispar Sultra juga telah menyiapkan paket wisata khusus jelajah pulau (island hopping) yang mengintegrasikan beberapa destinasi dalam satu perjalanan.

Ridwan menjelaskan, paket wisata satu hari penuh (full day) ditawarkan seharga Rp950 ribu per orang. Rute paket ini meliputi aktivitas diving di Pulau Hari, bermain pedal board di Tanjung Kartika, serta makan siang dan snorkeling dii kawasan Saponda Laut hingga Saponda Luar.

“Selain itu, tersedia pula paket menginap di Pulau Bokori dengan harga Rp1.350.000 per orang. Paket-paket ini sudah kami promosikan hingga ke tingkat kementerian dan saat ini sedang dalam tahap penyesuaian kategori harga antara wisatawan nusantara dan mancanegara bersama Astindo dan Gempi,” tambah Ridwan Badallah.

Pilihan Editor  Ekonomi Indonesia 2026, Di Antara Tekanan Global dan Peluang Transisi

sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *