JAKARTA, URBANTALK.ID — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar aksi dukungan rakyat kepada Presiden Prabowo Subianto dengan mengusung seruan penegakan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan utama arah pembangunan nasional.
Aksi yang berlangsung di Jakarta tersebut menjadi bentuk dukungan terbuka PB SEMMI terhadap langkah pemerintahan Presiden Prabowo dalam menjalankan agenda ekonomi kerakyatan dan penguatan kedaulatan nasional di tengah dinamika global yang dinilai semakin kompleks.
Dalam momen aksi itu, Presiden Prabowo tampak memberikan respons kepada massa mahasiswa dengan melambaikan tangan saat melintas di hadapan peserta aksi. Respons tersebut disambut antusias oleh kader SEMMI yang membawa berbagai atribut dan seruan dukungan kepada pemerintah.
Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai sedang berupaya menjalankan amanat konstitusi, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui semangat Pasal 33 UUD 1945.
“Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada Presiden Prabowo yang dinilai konsisten menjalankan amanat rakyat Indonesia,” ujar Bintang kepada wartawan.
Menurutnya, dukungan dari kalangan mahasiswa penting diberikan sebagai energi moral bagi pemerintah, terutama di tengah tantangan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta tekanan terhadap stabilitas nasional yang memerlukan soliditas seluruh elemen bangsa.
Bintang juga menilai cita-cita Presiden Prabowo untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional dan keberpihakan terhadap rakyat perlu mendapat dukungan bersama agar arah pembangunan nasional tetap berjalan sesuai amanat konstitusi.
“Kami ingin menguatkan cita-cita Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan di tengah tantangan yang semakin kompleks,” katanya.
Aksi dukungan rakyat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB SEMMI bersama jajaran fungsionaris pusat serta melibatkan kader dan pengurus wilayah SEMMI se-Jakarta Raya. Massa aksi menyerukan pentingnya penguatan ekonomi nasional berbasis konstitusi, pengelolaan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat, serta keberpihakan negara terhadap kesejahteraan masyarakat luas.










