Erick Thohir Soroti Pentingnya Pembangunan Pemuda di Awal Jabatan Menpora

Jakarta, Urbantalk.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan pemuda sekaligus mendorong prestasi olahraga nasional. Hal ini ia sampaikan usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menpora menggantikan Dito Aryotedjo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

“Sebagai pembantu Presiden, saya tegak lurus di mana ini kadang-kadang orang lupa antara olahraga dan pemuda. Padahal, Menteri Pemuda dan Olahraga kalau bicara pemuda itu ada 131 juta pemuda yang ke depan ini merupakan basis dari bangsa kita,” kata Erick Thohir dikutip dari Antara.

Eks Menteri BUMN itu menekankan, generasi muda harus dibangun dari sisi kapabilitas agar mampu bersaing secara global namun tetap memiliki kecintaan terhadap tanah air. “Pemuda ini ke depan harus kita bangun secara kapabilitas untuk bisa bersaing secara global dan cinta tanah air dan harus menjadi bagian untuk membangun bangsa kita ke depan. Itu yang pemuda,” ujarnya.

Pilihan Editor  Kapolri Buka Puasa Bersama PB SEMMI, Perkuat Sinergi Bersama Mahasiswa

Di sisi lain, Erick menyoroti pentingnya olahraga sebagai pemersatu bangsa sekaligus representasi Indonesia di kancah internasional. “Olahraga adalah duta bangsa di dunia. Artinya, kita harus menaikkan muruah dan martabat kita dan kedikdayaan kita sebagai bangsa,” kata Erick.

Lebih jauh, ia juga melihat sektor olahraga memiliki potensi ekonomi besar melalui penyelenggaraan kompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional. “Sektor olahraga ke depan akan didorong banyak kompetisi di daerah dan pusat sebagai pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan. Karena tadi ini basis yang penting kenapa manusia itu perlu tidak hanya badan, juga pikiran yang sehat untuk membangunnya,” ucapnya.

Pilihan Editor  Diduga Telantarkan Istri dan Anak, Oknum Polisi Bombana Disorot Publik

Terkait program prioritas, Erick mengaku masih akan menunggu proses serah terima jabatan sebelum menentukan langkah strategis berikutnya. “Baru besok sertijab, baru kita reviu seperti apa. Itu yang kita harus lakukan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *