URBANTALK, KONSEL – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan, Ichsan Porosi, secara resmi membuka Rapat Tim Koordinasi Pemerintahan Digital Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Command Center Lantai II Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Persandian Kabupaten Konawe Selatan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bidang, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Konawe Selatan, baik secara langsung maupun secara virtual melalui zoom meeting.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ichsan Porosi membacakan sambutan tertulis Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si. Mengawali sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB RI, Mohammad Averrouce, S.IP., M.PA., yang turut hadir memberi arahan dan pendampingan secara virtual.
“Kehadiran Bapak Asdep secara virtual merupakan bentuk komitmen dan perhatian yang luar biasa dari Pemerintah Pusat terhadap percepatan transformasi digital di daerah, khususnya di Kabupaten Konawe Selatan,” ujar Ichsan Porosi saat membacakan sambutan Bupati.
Lebih lanjut disampaikan bahwa transformasi digital di lingkup pemerintahan menjadi instrumen krusial dalam mendukung kelancaran program-program unggulan Pemkab Konawe Selatan di bawah visi Konawe Selatan SETARA (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera), antara lain:
Konsel Sehat: Memastikan seluruh masyarakat ter-cover jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.
Konsel Cerdas: Pemberian bantuan UKT gratis bagi mahasiswa Konawe Selatan serta penyediaan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP secara bertahap.
Konsel Sejahtera: Penyediaan pupuk gratis, dukungan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta penguatan sektor pertanian secara luas.
Sekda menegaskan bahwa penerapan pemerintahan berbasis digital (e-government) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keniscayaan untuk menciptakan birokrasi yang lincah, transparan, dan berbasis data.
Rapat koordinasi ini digelar untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian program digitalisasi yang telah berjalan, serta mematangkan strategi dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, seperti interoperabilitas data antar-OPD, pemerataan infrastruktur digital, hingga peningkatan kapasitas SDM TIK.
“Keberhasilan transformasi digital tidak terletak pada siapa yang paling cepat, tetapi pada siapa yang paling solid dan tepat dalam menyusun langkah strategis. Mari kita manfaatkan rapat ini untuk memperkuat komitmen bersama,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, arahan teknis dari KemenPANRB, serta diskusi interaktif bersama para anggota Tim Koordinasi Pemerintahan Digital Kabupaten Konawe Selatan.








