URBANTALK – Mimpi masyarakat untuk memiliki akses darat yang memadai antara Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Kabupaten Konawe kian mendekati kenyataan. Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo secara resmi mengusulkan pembangunan jembatan penghubung di wilayah Kecamatan Sabulakoa kepada pemerintah pusat.
Rencana besar ini ditinjau langsung oleh Irham saat menyambangi lokasi penyeberangan di kecamatan Sabulakoa pada Selasa (3/3/2026). Penyeberangan ini dinilai sebagai urat nadi strategis yang selama ini menjadi jalur mobilisasi warga antar kedua kabupaten tersebut.
Demi mempercepat realisasi jembatan tersebut, Irham mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Ir. Ridwan Bae, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI.
“Mohon doanya, saat ini pemerintah daerah Kabupaten Konawe Selatan telah bermohon kepada kementerian melalui Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ir Ridwan Bae,” ujar Irham Kalenggo.
Rencananya, Pemerintah daerah akan mengundang Ir Ridwan Bae selaku Wakil Ketua Komisi V DPR-RI dan Kementerian terkait untuk melihat kondisi dalam rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Jika pembangunan jembatan menghubungkan dua kabupaten itu terealisasi, maka akses ekonomi kedua daerah yaitu Konsel dan Konawe akan semakin tumbuh.
Pembangunan jembatan dengan estimasi bentang sungai sepanjang 100 meter ini diprediksi akan membawa dampak domino yang positif bagi warga Sultra.
“Akses menuju bandara dari Kabupaten Konawe melalui Kecamatan Sabulakoa jauh lebih dekat. Apalagi ruas jalan Kecamatan Sabulakoa menuju Bandara Halu Oleo sudah cukup bagus. Kita berharap mudah-mudahan satu dua tahun kedepan jembatan ini sudah bisa terbangun,” jelas Irham.
Irham optimis anggaran yang dibutuhkan tidak terlalu besar mengingat lebar sungai yang moderat, namun manfaatnya bagi konektivitas wilayah akan sangat luar biasa.
“Saya kira lebar sungai ini kurang lebih 100 meter. Anggaran mungkin tidak terlalu besar. Kita berharap pemerintah pusat cepat merealisasikan pembangunan jembatan ini yang menghubungkan Konawe Selatan dan Kabupaten Konawe,” tutup Ketua DPD II Partai Golkar Konsel.










