Bupati Konsel Hadiri Ekspose DIP4T Lahan Eks HGU PT Kapas Indah Indonesia

URBANTALK, KENDARI – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, menghadiri kegiatan ekspose yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jum’at (3/7/2026). Ekspose ini memaparkan hasil kegiatan Data Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (DIP4T) di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Kapas Indah Indonesia.

Kegiatan DIP4T ini merupakan program strategis pendataan dan pemetaan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Program ini bertujuan untuk mengumpulkan data yang valid dan akurat terkait status hukum serta kondisi riil bidang tanah di suatu wilayah. Melalui inventarisasi ini, pemerintah dapat mengidentifikasi secara pasti pihak yang menguasai lahan serta bagaimana pemanfataannya di lapangan.

Pilihan Editor  Pemkab Bombana Dorong Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Lewat Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis

Data yang dihasilkan dari program DIP4T akan menjadi basis data (database) krusial dalam menyukseskan program Reforma Agraria, khususnya dalam agenda redistribusi tanah kepada masyarakat, serta penetapan kebijakan pemanfaatan ruang lainnya yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati menjelaskan Proses inventarisasi lapangan ini telah dilaksanakan secara intensif oleh Kanwil BPN Sultra sejak Mei 2026. Dalam pelaksanaannya, program ini mengedepankan prinsip kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga partisipasi aktif masyarakat di dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Laeya dan Kecamatan Lainea.

Pilihan Editor  Gebrakan Sekolah Garuda Konsel Dipaparkan Bupati Irham Kalenggo dalam Dialog FMB9 di

“Kegiatan pemetaan dan inventarisasi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat sekaligus mendukung penataan aset yang berkeadilan di Konawe Selatan.” terang Irham Kalenggo.

Mantan ketua DPRD dua periode berharap terciptanya sinergi yang kuat antara BPN, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dan masyarakat guna merumuskan langkah tindak lanjut yang tepat terkait optimalisasi lahan eks HGU demi kesejahteraan daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *