Workshop Pengembangan Desa Wisata Digelar di Bombana, Perkuat SDM dan Daya Saing Destinasi

URBANTALK.ID – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana menggelar Workshop Pengembangan Desa Wisata di Rumbia, Selasa (30/6). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola desa wisata agar mampu mengembangkan potensi wisata yang berdaya saing.

Workshop dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Astri As’Ad, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ridwan Badalah, serta Ketua DPD ASKINDO Sulawesi Tenggara, Sartika, S.IP., M.M.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Astri As’Ad, mengatakan workshop ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata.

Pilihan Editor  UKW PWI Digelar, Kadis Kominfo Konsel : Wartawan Bukan Sekadar Penyampai Berita

“Tujuannya tentu meningkatkan kapasitas SDM Desa Wisata unggulan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat,” ujar Astri.

Workshop tersebut diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari 14 desa wisata di Kabupaten Bombana. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengembangan desa wisata, pengelolaan destinasi, promosi, hingga penguatan kelembagaan desa dari para narasumber.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menyampaikan bahwa Kabupaten Bombana memiliki potensi wisata yang sangat besar, mulai dari panorama alam, kawasan pesisir dan pulau-pulau eksotis, hingga kekayaan budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal yang harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Pilihan Editor  Prof Abdul Mu'ti Geser Nadiem, Pakar : Tak Cuma Ganti Nama tapi Ideologi

“Saya berharap beberapa tahun ke depan Kabupaten Bombana memiliki desa-desa wisata yang menjadi tujuan wisata unggulan di Sulawesi Tenggara, bahkan dikenal secara nasional. Dengan demikian, akan semakin banyak wisatawan yang datang, UMKM berkembang, kesempatan kerja meningkat, dan ekonomi masyarakat menjadi lebih kuat,” ujar Burhanuddin.

Bupati juga mengajak seluruh pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas untuk memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan desa wisata. Menurutnya, keberhasilan membangun desa wisata bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama sehingga potensi yang dimiliki setiap desa dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Bombana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *