URBANTALK, JAKARTA – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si, menjadi narasumber dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Kamis (25/6/2026), di Studio CNN Indonesia, Gedung Trans Media, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk siniar (podcast) tersebut mengangkat tema “Sekolah Garuda: SMA Kelas Dunia untuk Indonesia Emas 2045”. Forum ini bertujuan mendiseminasikan Program Direktif Presiden di bidang pendidikan sekaligus menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat mengenai berbagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irham Kalenggo memaparkan implementasi dan perkembangan pembangunan Sekolah Garuda yang berlokasi di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Kehadiran Konawe Selatan sebagai salah satu daerah lokasi pembangunan Sekolah Garuda menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus peluang besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda di daerah.
Menurut Irham, Program Sekolah Garuda merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan unggul yang berstandar internasional dan berorientasi pada pengembangan sains serta teknologi.
“Sekolah Garuda adalah program strategis nasional yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi unggul Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Konawe Selatan merasa terhormat dipercaya menjadi salah satu dari empat daerah di Indonesia yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Garuda baru,” ujar Irham Kalenggo.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut, baik dari sisi koordinasi lintas sektor maupun penyediaan berbagai kebutuhan yang diperlukan agar pembangunan dan operasional sekolah dapat berjalan optimal.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program ini. Kehadiran Sekolah Garuda di Kecamatan Konda tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Konawe Selatan, tetapi juga Sulawesi Tenggara secara keseluruhan. Ini adalah investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang akan melahirkan generasi berdaya saing global,” katanya.
Irham menambahkan, Sekolah Garuda diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi para pelajar berprestasi dari berbagai daerah, khususnya kawasan Indonesia Timur.
“Kami berharap Sekolah Garuda menjadi pusat lahirnya talenta-talenta muda terbaik bangsa, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika. Dengan pendidikan yang unggul dan berkualitas, anak-anak kita akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irham menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Garuda akan memberikan dampak positif yang luas terhadap perkembangan daerah, baik dari aspek pendidikan, ekonomi, maupun pembangunan sosial masyarakat.
“Program ini bukan hanya tentang pembangunan sekolah, tetapi juga tentang membangun masa depan bangsa. Kehadiran Sekolah Garuda akan mendorong percepatan pembangunan daerah, meningkatkan kualitas SDM lokal, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih besar dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Diketahui, Sekolah Garuda atau Sekolah Unggul Garuda merupakan program pendidikan strategis nasional yang diluncurkan pemerintah pada 8 Oktober 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat akses dan mutu pendidikan tingkat SMA dengan fokus pada pengembangan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Sekolah Garuda hadir sebagai upaya pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas, terutama bagi siswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Saat ini terdapat empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Belitung Timur (Kepulauan Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).
Melalui forum nasional FMB9 tersebut, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menegaskan dukungannya terhadap agenda transformasi pendidikan nasional dan optimistis Sekolah Garuda akan menjadi salah satu tonggak penting dalam mencetak generasi emas Indonesia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global menuju tahun 2045.









