PB SEMMI Dorong Koperasi Mahasiswa Merah Putih pada Kongres IX SEMMI di Banten

Jakarta, Urbantalk.id – Gerakan mahasiswa kembali menunjukkan taringnya, kali ini lewat langkah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) yang tengah mematangkan Kongres ke-IX di Banten, 21–24 Juli 2026. Bukan sekadar agenda rutin, kongres ini mulai terasa “naik level” setelah audiensi mereka dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta berujung pada dukungan konkret.

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menyebut pertemuan itu bukan basa-basi. Pemerintah, kata dia, benar-benar memberi sinyal kuat.

“Kami menyampaikan langsung rencana Kongres SEMMI ke-IX, dan Menkop Ferry menyambut dengan sangat baik. Beliau memastikan akan hadir di Banten sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan mahasiswa,” ujar Bintang seperti dikutip filternews.com

Di tengah banyaknya forum mahasiswa yang kadang berhenti di wacana, SEMMI justru mencoba membalik arah. Mereka ingin mendorong mahasiswa turun langsung ke sektor ekonomi—bukan cuma jadi pengamat, tapi ikut bermain. Dukungan dari Menkop Ferry dinilai jadi booster penting, terutama dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Pilihan Editor  Dasco Jelaskan Alasan Mengapa Prabowo Beri Luhut Dua Jabatan

Momentum kongres nanti juga akan dimanfaatkan untuk meluncurkan Koperasi Mahasiswa Merah Putih. Ini bukan sekadar simbol, tapi dirancang sebagai wadah nyata untuk membangun kemandirian ekonomi mahasiswa dengan basis gotong royong.

“Koperasi Mahasiswa Merah Putih akan kami jadikan instrumen nyata untuk membangun kemandirian ekonomi mahasiswa. Ini adalah langkah awal menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan,” kata Bintang.

Bagi SEMMI, langkah ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Ada benang merah panjang yang mereka tarik dari semangat Syarikat Islam hingga kebutuhan zaman sekarang. Koperasi dilihat bukan hanya alat ekonomi, tapi juga gerakan sosial yang membawa nilai keadilan dan kemandirian.

Pilihan Editor  Gubernur Sultra Salurkan ZIS Baznas Rp115 Juta, Dorong ASN Ikut Perkuat Dana Umat

Dalam audiensi itu, Menkop Ferry juga memberi dorongan yang cukup tegas: mahasiswa harus berani masuk ke praktik, membangun, dan mengelola koperasi secara langsung. Artinya, ruang gerak mahasiswa tak lagi hanya di diskusi dan advokasi, tapi juga di sektor produktif.

Sebagai penutup pertemuan, Menkop Ferry menyerahkan buku “Koperasi Desa Merah Putih” kepada jajaran PB SEMMI. Bukan sekadar simbolis, tapi jadi bagian dari penguatan literasi—bekal untuk memastikan gerakan ini punya arah dan fondasi yang jelas.

Dengan kombinasi antara dukungan pemerintah dan inisiatif internal yang cukup progresif, Kongres SEMMI ke-IX di Banten berpotensi jadi lebih dari sekadar forum organisasi. Ada upaya serius untuk menggeser peran mahasiswa—dari sekadar suara perubahan, menjadi aktor langsung dalam membangun kekuatan ekonomi rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *