Urbantalk.id | Bombana – Suasana Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, berubah semarak pada Rabu pagi. Ribuan warga berkumpul menyambut kunjungan istimewa dari jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal, Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati, serta layanan kesehatan dan KB gratis yang dihelat secara terbuka. (9/4)
Rangkaian kegiatan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan bukti nyata komitmen Pemkab Bombana dalam merangkul warganya hingga ke pelosok daerah. Antusiasme masyarakat terasa sejak pagi hari, dengan lokasi acara yang dipenuhi oleh warga lintas usia.
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang hadir bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa momen ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idul Fitri 1446 H, tetapi juga Halal Bihalal perdana yang diselenggarakan di Pulau Kabaena sejak pelantikan mereka pada 20 Februari lalu.
“Halal bihalal ini bukan hanya simbol, tapi wujud komitmen kami dalam mendekatkan pelayanan dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat. Ini bagian dari janji kami, membangun Bombana dari desa, dari pinggiran,” ujar Bupati Burhanuddin dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat.
Tak hanya hadir untuk bersalaman, pemerintah juga membawa ‘oleh-oleh’ berarti. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk periode Januari-Maret 2025 diserahkan kepada 698 Keluarga Penerima Manfaat dengan total anggaran mencapai Rp628,2 juta. Selain itu, 28 BUMDes di wilayah Kabaena juga mendapat suntikan dana untuk mendorong program unggulan “One Village One Product” yang menjadi andalan dalam 100 hari kerja pemerintahan saat ini.
Kunjungan ini makin terasa manfaatnya dengan hadirnya layanan kesehatan gratis yang digelar oleh Dinas Kesehatan dan BKKBN. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga layanan KB seperti pemasangan IUD, implan, dan suntik, semuanya diberikan tanpa biaya. Warga pun tampak antusias memanfaatkan momen langka ini, bahkan beberapa menyebut ini sebagai “hari kesehatan gratis yang paling berkesan.”
Tak hanya Bupati dan Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Bombana, para kepala OPD, hingga tokoh masyarakat dan adat juga turut hadir memeriahkan acara, menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang solid dalam pembangunan daerah.
Dengan semangat inklusif dan keberpihakan pada wilayah terluar, Pemkab Bombana kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi harus menyentuh desa-desa terpencil.
Dan hari itu, di Desa Batuawu, semangat itu terasa nyata—hangat seperti suasana Halal Bihalal yang membaurkan pejabat dan rakyat dalam satu pelukan kebersamaan.









