URBANTALK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan memasang target tinggi untuk mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tenggara.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Konawe Selatan, Marwiyah Tombili, menegaskan bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya. Menurutnya, standar laporan keuangan tahun ini harus melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.
“Diatas WTP kan sudah tidak ada lagi. Mempertahankan itu lebih sulit dan salah satu kendalanya yakni aset. Bukan kita bilang bisa menghapus temuan – temuan tapi kita akan meminimalkan temuan BPK,” ujar Marwiyah dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).
Marwiyah optimis target tersebut realistis untuk dicapai. Namun, ia menekankan bahwa kunci utamanya terletak pada komitmen seluruh jajaran Pemerintah Daerah dalam mematuhi aturan main yang berlaku.
Namun dirinya tidak menampik adanya tantangan berat. Saat ini, Pemkab Konawe Selatan dituntut untuk tetap menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan secara maksimal di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Komitmen itu ya? salah satunya menjalankan sesuai regulasi tidak ada diskresi dan tidak mengakomodir hal yang bertentangan regulasi. Kalau kita ikuti itu kita aman dan pasti bisa pertahankan WTP,” ungkapnya.










