Urbantalk.id | Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perikanan dan Kelautan melaksanakan kegiatan penebaran 25 ribu ekor benih ikan nila di kolam sekitar kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks MTQ Bombana, Rabu (29/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana, Burhanuddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pemanfaatan potensi daerah secara optimal.
Restocking atau penebaran ikan ini bertujuan menjadikan kawasan RTH sebagai sumber pangan sekaligus ruang edukatif bagi masyarakat.
“Ide ini muncul dalam 100 hari kerja kami untuk memaksimalkan semua potensi yang ada di Bombana. Kolam di RTH ini sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai sumber pangan dan wisata edukatif,” ujar Burhanuddin.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kawasan RTH eks MTQ adalah aset strategis yang tidak dimiliki oleh semua daerah di Sulawesi Tenggara.
“RTH 1, 2, dan 3 adalah aset luar biasa. Tidak semua daerah memiliki ruang terbuka strategis dan representatif seperti ini. Kami ingin menjadikan RTH sebagai ruang tamu Ibukota Bombana yang bersih, nyaman, dan indah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bombana menyampaikan bahwa 25 ribu ekor ikan nila yang ditebar diharapkan bisa tumbuh hingga ukuran konsumsi dalam 4 hingga 5 bulan mendatang.
“Selain sebagai cadangan pangan, kegiatan ini juga merupakan upaya edukasi kepada masyarakat. Kami ingin mendorong warga yang memiliki lahan untuk membudidayakan ikan secara mandiri. Dengan begitu, kebutuhan ikan bisa dipenuhi secara lokal tanpa bergantung pada pasokan dari luar,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih ikan untuk kelompok nelayan, pemberian sertifikat kecakapan nelayan, serta bantuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi nelayan dan pekerja rentan.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bombana, Pj. Sekda Bombana, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta sejumlah penerima bantuan. Pemerintah berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan sebagai langkah nyata menuju ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.










