BOMBANA, URBANTALK.ID — Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Masyarakat resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, di Aula Kantor Camat Rumbia Tengah, Senin (20/10/2025).
Pelatihan ini mencakup empat bidang keterampilan, yakni pembuatan jajanan pasar, peracikan minuman kopi untuk kafe, keterampilan administrasi perkantoran, serta budidaya tanaman hidroponik. Seluruh peserta akan dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPVP Kendari, Amran, ST, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD, Camat Rumbia dan Rumbia Tengah, serta para narasumber dan peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memprakarsai kegiatan ini. Ia menilai, pelatihan kewirausahaan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kreativitas dan meningkatkan daya saing masyarakat Bombana.
“Kegiatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat kita,” ujar Ahmad Yani.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar keterampilan yang diperoleh bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk membuka usaha mandiri, meningkatkan kualitas produk lokal, maupun mendukung sektor ekonomi kreatif di daerah.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan, kolaborasi, dan pemasaran produk. Dengan begitu, hasil pelatihan benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bombana,” tambahnya.
Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati Ahmad Yani secara simbolis mengalungkan kartu peserta pelatihan kepada beberapa perwakilan peserta.
Untuk diketahui, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 64 peserta dan akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai tanggal 21 hingga 31 Oktober 2025.








