Urbantalk.id | Bombana – Alun-alun Masjid Raya Kasipute berubah menjadi lautan warna dan budaya saat Bupati Bombana secara resmi membuka Festival Budaya Tua Moronene yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana. Jum’at, (30/5)
Acara ini menjadi puncak perayaan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, dan sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat yang memadati acara tersebut.
Festival ini dibuka dengan Pawai Budaya yang diikuti oleh peserta Kemah Bakti Berani dari seluruh Ranting Gerakan Pramuka se-Kabupaten Bombana.

Dengan balutan busana adat yang terbuat dari kain, kertas hingga plastik bekas dan semangat para peserta menyusuri alun-alun, mempersembahkan kekayaan ragam budaya lokal yang luar biasa.
Tak hanya parade budaya, pengunjung juga disuguhkan penampilan tarian-tarian tradisional Moronene seperti Lumense serta beragam tarian kreasi khas daerah yang menggambarkan keindahan, semangat, dan filosofi masyarakat Bombana.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana menegaskan bahwa Festival Budaya Tua Moronene ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam menguatkan fondasi kebudayaan daerah.

“Ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam penguatan pondasi kebudayaan Bombana. Budaya bukan hanya identitas, tapi juga fondasi dalam membentuk karakter dan kualitas Sumber Daya Manusia,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Beliau juga menyanjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya tua Moronene.
“Seni tari yang dinamis, musik tradisional yang khas, prosesi adat yang sarat makna, serta keindahan tenun khas Moronene, semuanya adalah aset peradaban yang tak ternilai dan wajib kita jaga bersama,” lanjutnya penuh haru dan kebanggaan.

ia menambahkan bahwa Festival Budaya Tua akan dilaksanakan setiap tahun dalam mendukung penguatan Budaya. “kita akan buat Festiva Budaya ini setiap tahun” Tuturnya
Menurutnya, budaya bukan hanya warisan, tetapi juga mozaik yang memperkuat persatuan dan identitas masyarakat Bombana di tengah arus modernisasi.
“Festival ini membuktikan bahwa budaya tua Moronene adalah mozaik kekayaan budaya yang saling melengkapi, memperkuat persatuan, serta menjadi sumber inspirasi untuk membangun Bombana ke depan,” tutupnya
Acara kebudayaan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bombana, Pj. Sekda Bombana, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD se-Kabupaten Bombana, camat, kepala desa, pegiat seni budaya, tokoh adat, hingga masyarakat umum, yang semuanya turut larut dalam atmosfer kebudayaan yang penuh semangat dan kebanggaan









