Urbantalk.id | Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Konawe hingga Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/5), akibat aktivitas sesar aktif di barat laut Kecamatan Besulutu.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari, Rudin, mengatakan bahwa gempa terjadi pada pukul 16.57 WITA dengan magnitudo 2,9.
“Gempa bumi tektonik magnitudo 2,9 ini terjadi di Besulutu, Konawe, dan dirasakan hingga ke wilayah Kendari,” ungkap Rudin seperti dilansir Antaranews.com
Episenter gempa berada pada koordinat 3,98 Lintang Selatan dan 122,35 Bujur Timur, atau tepatnya di darat, sekitar 1 km barat laut Besulutu, Konawe, dengan kedalaman 5 kilometer.
Rudin menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif. Guncangan dirasakan di Kendari dengan intensitas II MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” jelasnya.
Hingga pukul 17.12 WITA, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan.
Lebih lanjut, Rudin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, serta tidak mengalami kerusakan akibat getaran yang bisa membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah,” tambahnya.









