Warning Tegas Bupati Bombana : ASN Jangan Cuma Hadir untuk Absen

Headline News104 Views

Urbantalk.id | Bombana – Suasana pagi di halaman Kantor Bupati Bombana, Senin (21/7/2025), tak seperti biasanya. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memenuhi lapangan, membentuk barisan rapi dalam gelaran Apel Akbar ASN yang digagas Pemerintah Kabupaten Bombana.

Namun, apel ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ada energi baru yang terasa—dan juga peringatan keras dari pemimpin daerah.

Dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, apel ini menjadi panggung terbuka untuk mengevaluasi kinerja para abdi negara. Dalam arahannya, Burhanuddin menyoroti isu krusial yang kerap menjadi “penyakit lama” di tubuh birokrasi: rendahnya disiplin kerja.

“Kadang-kadang terlalu banyak menuntut hak, tetapi mengabaikan kewajiban. Banyak laporan masuk bahwa ada ASN yang datang hanya untuk absen, lalu pulang. Sore hari, datang lagi cuma untuk absen pulang,” tegas Bupati dalam pidatonya yang bernada serius.

Pilihan Editor  Sinergi Pemuda di Rapimnas IKAMI Sulsel, Waketum KADIN : Ini Langkah Strategis!

Sindiran keras itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, pelayanan publik yang optimal hanya bisa lahir dari aparatur yang punya integritas dan etos kerja tinggi. Bupati juga mengingatkan, ASN bukan sekadar pekerja kantoran, melainkan ujung tombak negara yang hadir di tengah masyarakat.

Tak hanya ASN, para PPPK pun turut jadi sorotan. Bupati Burhanuddin secara langsung mengingatkan bahwa status kontrak bukan alasan untuk bermalas-malasan.

“Saya minta kepada saudara-saudara P3K agar menyadari bahwa kalian memiliki keterbatasan. Kinerja kalian dievaluasi setiap tahun. Status kalian bisa diberhentikan kapan saja jika tidak menunjukkan kinerja yang baik,” tandasnya.

Pilihan Editor  Wali Kota Kendari larang ASN Pakai Kendaraan Dinas Saat Mudik Lebaran

Bupati juga mengajak seluruh elemen aparatur untuk menumbuhkan budaya kerja kolektif. Menurutnya, kemajuan Bombana dalam lima tahun ke depan sangat bergantung pada kekompakan internal birokrasi.

“Kalau kita tidak kompak, tidak bekerjasama dan tidak berkolaborasi, maka saya yakin hasilnya tidak akan sesuai harapan,” pungkasnya.

Apel akbar ini diikuti oleh jajaran Staf Ahli, Asisten Setda Bombana, seluruh kepala OPD, serta ratusan ASN dan PPPK. Prosesi berjalan khidmat, dengan suasana yang mencerminkan harapan baru untuk peningkatan kualitas birokrasi.

Apel bukan lagi sekadar formalitas. Kali ini, ia menjadi cermin bagi setiap aparatur untuk menilai sejauh mana kontribusi mereka bagi daerah yang terus bergerak maju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *