Videonya di sebar tanpa izin, Anton Ferdinan : Ini mengangu saya lolos Seleksi JPTP

Urbantalk.id – BOMBANA | Anton Ferdinan yang merupakan salah satu peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) merasa dirugikan saat dirinya di video bersama Amiadin salah satu politisi kawakan Bombana oleh salah satu ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Atas dasar itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana ini kemudian melaporkan oknum tersebut ke kantor Kepolisian Resort (Polres) Bombana. ( Minggu, 6/10)

Saat dikonfirmasi Urbantalk, Anton membenarkan bahwa dirinya melaporkan salah satu oknum ASN ke kantor Kepolisian Resort (Polres) Bombana terkait videonya yang beredar yang merugikan dirinya.

Pilihan Editor  Antisipasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda, Polsek Poleang Gelar Sosialisasi di SMA Islam Nusantara

“iya betul, ada, saya sudah laporkan”. Ucapnya melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut pria yang merupakan salah satu pemerhati budaya Moronene ini mengungkapkan alasannya melaporkan oknum penyebar videonya tanpa seizinnya karena mengangu kegiatan seleksi JPTP yang sedang ia jalani saat ini.

“kita mau cari dan telusuri persebarannya karena dari situ kemudian menyebar dan kemudian mengangu ini kita punya proses sementara ikut seleksi terbuka (JPTP)”. ungkapnya

Kemudian ia pun menuturkan bahwa dengan tersebarnya video bersama mantan anggota DPRD Bombana itu, dirinya merasa harapannya untuk lolos sebagai Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Kabupaten Bombana menjadi tidak ada.

Pilihan Editor  Harvey Moeis Minta Izin Panggil 'Saksi Sayang' ke Sandra Dewi di Sidang

“jadi saya tadinya ada harapan untuk itu (lolos), setelah informasi (video) itu tersebar menjadi pupus harapan” tuturnya.

Media Urbantalk pun mencoba mengkonfirmasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di indikasi pembuat video namun sampai berita ini tayang belum juga mendapatkan tanggapan atau balasan pesan maupun telepon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *